jump to navigation

PT Minarak Didesak Bayarkan Ganti Rugi November 26, 2008

Posted by gebraklapindo in Uncategorized.
add a comment

SURABAYA, Koran Tempo – Puluhan korban semburan lumpur Lapindo di Sidoarjo kemarin mendatangi kantor Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) di Surabaya. Mereka menyerahkan tagihan rekapitulasi ganti rugi 80 persen atas 1.600 berkas pemilik aset tanah dan rumah yang tenggelam akibat semburan lumpur Lapindo.

Hari Suwandi, salah satu perwakilan warga yang menerima ganti rugi secara cash and carry, mengatakan berkas tersebut adalah rekapitulasi korban semburan lumpur dari Desa Kedungbendo, Jatirejo, Siring, dan Renokenongo. (more…)

Advertisements

Lapindo Berkelit, Korban Kian Terjepit – Seruan Terakhir Korban Lapindo dari Pengungsian Pasar Baru Porong April 30, 2008

Posted by gebraklapindo in Uncategorized.
1 comment so far

Maka demikianlah surat yang sangat panjang ini dibuat, untuk menarik perhatian pihak-pihak yang peduli kepada korban Lapindo. Kami tunggu pertolongan anda, kami tuntut komitmen anda. Kami sudah berada dalam posisi yang sangat terjepit. Tidak ada lagi fasilitas terhadap korban, baik dari Lapindo maupun dari pemerintah. Disisi lain, Lapindo sudah terbukti mampu mengacak-acak ketahanan dan kerukunan kami sebagai paguyuban, kekuatan kami satu-satunya.

Oleh Paring Waluyo Utomo
(Pendamping Korban Lumpur)
08125296063

korban.lapindo@gmail.com
www.korbanlapindo.blogspot.com
www.korbanlapindo.net

Porong, Jumat 25 April 2008.

Tadi malam, di pengungsian pasar baru Porong, terjadi peristiwa yang artinya sangat besar dalam perkembangan bencana Lapindo yang kini sudah berlangsung hampir 2 tahun. Setelah serangkaian manuver dan isu yang dengan sangat cantik digulirkan oleh Lapindo dan pemerintah, korban lumpur terakhir yang masih bertahan yang tergabung dalam akhirnya berada dalam posisi yang sangat terjepit.

Hanya tersisa satu pilihan bagi warga bangsa yang masih punya hati nurani dan kepedulian akan masa depan negeri ini, serta mereka yang selama ini menyatakan peduli akan nasib korban Lapindo. Beramai-ramai datang ke pasar baru Porong, untuk meyakinkan korban bahwa mereka tidak sendirian, mensinergikan gerakan dengan korban Lapindo serta segera membantu stamina dan penghidupan korban yang kini benar-benar diabaikan pemerintah dan Lapindo.

“Bencana lumpur Lapindo sudah selesai”

Begitulah yang akan segera dikabarkan dan dikampanyekan oleh Lapindo dan Bakrie Group begitu pengungsi korban Lapindo yang masih bertahan di Pasar baru Porong benar-benar menyerah. Sebab saat ini satu-satunya yang tersisa untuk membuktikan bahwa bencana ini jauh dari selesai dan korban masih belum tertangani dengan baik adalah keberadaan pengungsi di Pasar baru Porong.

Kami memandang bahwa selama ini, segala macam upaya dilakukan oleh Lapindo untuk mengopinikan bahwa: (1) bencana Lapindo adalah fenomena alam yang dipicu oleh kejadian alam pula; (2) meskipun tidak ada status hukum apapun yang menyatakan bahwa mereka bersalah, Lapindo tetap berbaik hati dan peduli dengan penanganan dampak sekaligus nasib korban. (more…)