jump to navigation

Komnas HAM Identifikasi Pelanggaran HAM Lumpur Lapindo November 21, 2007

Posted by gebraklapindo in Berita.
trackback

Sumber: TempoInteraktif

TEMPO Interaktif, Surabaya:Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) sedang mengidentifikasi pelaku dan bentuk-bentuk pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang terjadi dalam kasus luberan lumpur Lapindo di Porong, Sidoarjo.

“Kami juga mencoba memperjelas bentuk pertanggungjawaban apa yang harus dipenuhi oleh pelaku pelanggaran HAM lumpur Lapindo,” kata Syafrudin Ngulma Simeulue, Ketua Tim Ad Hoc Pelanggaran HAM Lumpur Lapindo, kepada wartawan seusai menemui Gubernur Jatim, Imam Utomo, di Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan, Surabaya, Selasa (20/11).

Ketua Subkomisi Mediasi Komnas HAM ini menyatakan Komnas HAM menemukan indikasi kuat di lapangan adanya pelanggaran HAM lumpur Lapindo terutama di pengungsian Pasar Baru Porong, di antaranya hak atas perumahan, kesehatan, pendidikan, kehidupan yang layak dan masa depan yang tidak jelas.

“Kami ingin memastikan siapa yang harus bertanggung jawab atas pelanggaran HAM ini, terutama terkait hak atas lingkungan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 23/1997 dan Undang-Undang Nomor 11/2007 tentang hak ekonomi, sosial dan budaya,” tegasnya.

Untuk menentukan pelaku, Syafrudin mengaku mengalami kesulitan, karena sampai sekarang status bencana lumpur belum jelas, apakah masuk kategori bencana alam atau bencana industri. Ini diperparah dengan pendapat para ahli yang berbeda dalam melihat kasus lumpur Lapindo dan tidak ada otoritas tunggal yang bisa menjelaskan apakah lumpur Lapindo merupakan fenomena alam atau kesalahan industri.

“Ketidakjelasan status bencana ini menjadi salah satu yang mempersulit kami dalam mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab,” terangnya.

Soal kedatangannya menemui Gubernur, Syafrudin mengaku hanya melakukan klarifikasi atas laporan masyarakat korban lumpur, di antaranya tentang sikap pemerintah terhadap beberapa kawasan yang tidak masuk dalam area terdampak dan bantuan Presiden yang sampai sekarang tidak sampai ke pengungsi di Porong.

“Soal bantuan ini kata Gubernur sudah sampai. Mungkin ada kebijakan-kebijakan lain dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo,” katanya. Menurutnya, klarifikasi ini sebagai bahan untuk membuat kesimpulan dan rekomendasi apakah dalam kasus lumpur Lapindo tersebut telah terjadi pelanggaran HAM atau tidak.

Adi Mawardi

Advertisements

Comments»

1. aditya - September 26, 2009

moga2 cepet kelar lah kasian yang diPorong


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: