“Mengalir” sampai London October 27, 2008
Posted by gebraklapindo in Berita.add a comment
Kompas – Hampir dua setengah tahun lumpur panas Lapindo mengalir tanpa hambatan, menenggelamkan ribuan bangunan, mengubur ribuan hektar sawah produktif, jalan tol, mengusir ribuan warga, dan memutus sejarah keluarga serta komunitas. Ribuan mil dari Sidoarjo, Jawa Timur, di London (Inggris) dan Cape Town, Afrika Selatan, geolog lulusan berbagai universitas terkemuka mendiskusikannya.
Secara garis besar temanya sama: semburan dipicu pengeboran Sumur Banjar Panji-1 atau dipicu oleh gempa bumi dua hari sebelumnya? (more…)
Kerapan Sapi Piala Presiden: Mata Sakti Kalahkan Surya Lapindo October 26, 2008
Posted by gebraklapindo in Berita.add a comment

Perlombaan Kerapan Sapi/Ardy Yanuar
Ardy Yanuar – detikSurabaya - Pamekasan – Kerapan Sapi memperebutkan Piala Presiden RI mendapat perhatian 25 ribu warga Madura. Maklum, kerapan sapi Piala Presiden merupakan laga puncak tradisi kerapan di Pulau Garam.
Perlombaan yang diikuti 24 pasang sapi wakil dari empat kota di Pulau Madura berlangsung di Stadion R Soenarto Hadiwidjojo Pamekasan, Minggu (26/10/2008). (more…)
Bocah Rizki: Pak Presiden, Tolong Selesaikan Lapindo October 26, 2008
Posted by gebraklapindo in Berita.add a comment

Rachmadin I/detikcom
Rachmadin Ismail – detikNews - Jakarta – Akhir-akhir ini banyak kalangan yang mengevaluasi kepemimpinan SBY-JK yang sudah berlangsung selama 4 tahun. Tidak ingin ketinggalan, anak-anak pun ikut buka suara.
“Pak Presiden, tolong selesaikan Lapindo. Aku cinta Indonesia,” tulis M. Rizki (7), Minggu (26/10/2008). (more…)
Akhir Desa Renokenongo October 25, 2008
Posted by gebraklapindo in Laporan Lapangan.add a comment
korbanlumpur.info – Bambang Yuli Usman (55 tahun) mengumpulkan barang-barang miliknya yang masih tersisa di tengah genangan air asin yang mulai masuk rumahnya di RT 07/02 Renokenongo. Selama ini dia bertahan di desa ini sebagai solidaritas bagi tetangga-tetangganya yang belum mendapat ganti rugi sepeserpun dari Lapindo.
“Ini adalah hari terakhir saya di sini,” tuturnya dengan matanya yang sedih, kelopak matanya menghitam karena kurang bisa tidur. (more…)
Sekolah Khalid bin Walid Akhirnya Pindah October 25, 2008
Posted by gebraklapindo in Laporan Lapangan.add a comment
korbanlumpur.info – Sampai Jumat (24/10) kondisi sekolah Khalid bin Walid kian tak berkutik. Banjir air asin dari pusat semburan lumpur Lapindo, yang dua hari sebelumnya menyebabkan sekolah ini terpaksa diliburkan, kian meninggi dan menutup keseluruan akses jalan ke Renokenongo dari arah timur dan bikin sekolah ini memperpanjang liburnya.
“Senin baru bisa masuk,” tutur Tri Ari Wilujeng, guru biologi Madrasah Aliyah (MA) Khalid bin Walid. (more…)
Renokenongo Ditanggul, Sekolah Khalid bin Walid Diliburkan October 22, 2008
Posted by gebraklapindo in Berita.add a comment
korbanlumpur.info, Porong – Pasca bencana lumpur Lapindo kondisi Madrasah Ibtidaiyyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Khalid bin Walid di Renokenongo Porong kian memprihatinkan; sudah bangunannya retak karena tanah yang ditempati ambles kini dibanjiri air asin pula.
Selasa (21/10) banjir menutup akses jalan masuk sekolah dan Ratusan siswa tiga sekolah ini tidak bisa masuk ke ruang kelas. Mereka bergerombol di sebuah warung tak jauh dari sana. (more…)
Tiga Desa agar Segera Masuk Peta Terdampak October 20, 2008
Posted by gebraklapindo in Berita.add a comment
- Tahun 2009 DPR dan Pemerintah Disibukkan Pemilu

KOMPAS/RADITYA HELABUMI / Kompas Images | Nenek Suprihati, warga Desa Renokenongo, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, hanya bisa meratapi rumahnya yang dibongkar sebelum desa mereka dijadikan kolam penampungan lumpur Lapindo, Minggu (19/10). Meski belum mendapatkan ganti rugi, warga mulai pindah karena tanggul untuk kolam penampungan lumpur sudah mulai dibangun BPLS. Sebagian warga pindah ke tempat saudara mereka.
Sidoarjo, Kompas - Panitia Khusus Lumpur Sidoarjo di DPRD Sidoarjo, Jawa Timur, meminta agar tiga desa, yaitu Siring, Mindi, dan Jatirejo, segera dimasukkan dalam kawasan peta terdampak lumpur Lapindo. Selain dinyatakan tidak layak huni, ganti rugi untuk ketiga desa itu akan diambilkan dari APBN. (more…)
Mud victims spooked by own ghost towns October 20, 2008
Posted by gebraklapindo in Berita.add a comment

PROLONGED MAKESHIFT LIFE: For nearly a year, 80-year-old mudflow victim Muana has lived in a makeshift hut erected along the defunct Porong toll road in Sidoarjo, East Java, beset by searing heat and numbing cold alternately, and hoping for a better life in the near future. She has urged the government to come up with the best solution for mudflow victims from the affected villages located outside the official map of affected areas. (JP/Indra Harsaputra)
Indra Harsaputra , The Jakarta Post , Sidoarjo – Hundreds of houses in three villages were inundated with mud in Sidoardjo in February, and thousands of people were displaced from their homes, forcing them to live in makeshift tents erected along an abandoned toll road.
While the sturdier structures in the three villages — Besuki, Kedung Cangkring and Renokenongo — were left inundated with mud and are now homes to various animals, the wooden houses were merely turned into rubble.
“Most residents no longer have the courage to enter the ghost-like houses. We have left them to serve as silent witnesses to the disaster that has devastated not only our assets but also our community and future,” 54-year-old Paimin of Besuki told The Jakarta Post here Saturday. (more…)
Reno Kenongo Dijaga Polisi October 14, 2008
Posted by gebraklapindo in Berita.1 comment so far
SIDOARJO, KOMPAS - Sehari setelah unjuk rasa besar rakyat korban lumpur panas PT Lapindo Brantas, desa Reno Kenongo, Porong, Sidoarjo, Jawa Timur dijaga ratusan polisi, Selasa (14/10).
Polisi berseragam dan berkendaraan roda dua berkeliling di jalan-jalan desa yang sudah dirobohkan rumah-rumahnya karena luapan lumpur. Di tengah teriknya matahari, terlihat para polisi yang lelah berkeliling dengan motornya berhenti di sudut-sudut desa. Warung minum menjadi lokasi favorit berkumpulnya aparat negara. (more…)
Victims refuse to sell muddy land to Lapindo October 13, 2008
Posted by gebraklapindo in Berita.add a comment
The Jakarta Post, Sidoarjo – Some 69 families in the East Java villages of Jatirejo, Siring and Renokenongo are standing their ground, refusing to sell their land as part of the compensation plan proposed by the energy company being held responsible for the mudflow disaster.
“If we accept the proposal the company is offering, it will amount to turning our land into cash, but in principle that’s not what we want to do,” Ipung, a spokesperson for the villagers, told The Jakarta Post. (more…)
Sedimentasi Kali Porong October 11, 2008
Posted by gebraklapindo in Berita.add a comment
korbanlumpur.info – Kali Porong telah mengalami sedimentasi atau pendangkalan akibat pembuangan lumpur Lapindo. Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) hanya melakukan penanganan mengatasi sedimentasi lumpur di Kali Porong menggunakan kapal keruk dan ekskavator ponton. Namun, upaya itu belum maksimal karena sedimentasi masih tampak parah dan sangat mengkhawatirkan.
Kamis (9/10) ketinggian endapan lumpur dari pipa pembuangan di Desa Besuki, Kecamatan Jabon, Sidoarjo, Jawa Timur, telah di atas permukaan air Kali Porong. Hampir menutup arus Kali Porong, luas endapan yang padat berwarna hitam pekat mencapai lebih dari dua pertiga dari lebar Kali Porong. [roim]

Bikin Hujan Buatan untuk Buang Lumpur Lapindo October 11, 2008
Posted by gebraklapindo in Berita.add a comment
Mojokerto, Kompas - Pemerintah Provinsi Jawa Timur berencana membuat hujan buatan di sekitar aliran Kali Porong, Mojokerto, Jawa Timur. Tujuannya untuk mengatasi sedimentasi yang semakin parah di Kali Porong terkait pembuangan lumpur Lapindo—melalui kali tersebut—ke laut.
Demikian penjelasan Penjabat Gubernur Jawa Timur (Jatim) Setia Purwaka seusai melantik Wakil Bupati Mojokerto di Pendopo Kabupaten Mojokerto, Jumat (10/10). ”Rencana pembuatan hujan buatan itu disebabkan debit air yang melewati Kali Porong sudah tidak memadai lagi untuk menggelontor lumpur Lapindo yang dialirkan,” paparnya. (more…)
Pengungsi Pasar Baru Tak Mampu Mengontrak October 11, 2008
Posted by gebraklapindo in Berita.add a comment
-DPRD Meminta 20 Persen Ganti Rugi Dicairkan
SIDOARJO, KOMPAS - Pengungsi korban lumpur Lapindo di Pasar Baru Porong, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, mengaku tidak memiliki uang untuk mengontrak rumah. Uang kontrak Rp 5 juta untuk dua tahun yang diberikan PT Minarak Lapindo Jaya pada bulan Ramadhan lalu sudah habis dibelanjakan untuk keperluan Idul Fitri.
Kini, mereka sangat membutuhkan pencairan uang ganti rugi sebesar 20 persen untuk mengontrak rumah. (more…)
Sekolah Swasta Bertahan October 10, 2008
Posted by gebraklapindo in Berita.add a comment
Sidoarjo, kompas - Pihak sekolah swasta milik Yayasan Kholid bin Walid di Desa Renokenongo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, memilih tetap bertahan meski wilayah itu sedang dalam proses pembangunan tanggul kolam penampungan lumpur Lapindo. Alasannya, hingga kini pihak sekolah belum menemukan lokasi atau gedung baru sebagai gantinya.
Kegiatan belajar-mengajar di sekolah ini belum dimulai seperti sekolah lain yang kembali masuk pada hari Kamis (9/10). Kegiatan belajar-mengajar di sekolah yang terdiri atas taman kanak-kanak, madrasah ibtidaiyah (setingkat SD), madrasah tsanawiyah (SMP), dan madrasah aliyah (SMA) itu baru akan dimulai pada hari Senin (13/10). (more…)
Kali Porong Tercemar, Produksi Tambak Permisan Menurun Tajam October 9, 2008
Posted by gebraklapindo in Laporan Lapangan.add a comment

Penghasilan tambak menurun tajam akibat aliran air tercemar lumpur Lapindo yang dibuang ke Kali Porong.
korbanlumpur.info – Pembuangan lumpur ke Kali Porong tidak hanya mengakibatkan pendangkalan. Tambak-tambak yang berada di sekeliling sungai juga terkena dampaknya. Muhammad Erik (23), warga Desa Permisan, Kecamatan Jabon, menuturkan penghasilan tambaknya menurun tajam. (more…)

RSS GebrakLapindo



