jump to navigation

Pengungsi Lapindo Tolak Rencana Penghentian Jatah Makan April 25, 2008

Posted by gebraklapindo in Berita.
trackback

Liputan6.com, Sidoarjo: Sekitar 200 pengungsi korban lumpur Lapindo kembali berunjuk rasa di lokasi pengungsian di Pasar Baru Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (25/4). Sambil berorasi mereka membentangkan poster berisi hujatan kepada PT Lapindo Brantas. Dalam orasinya mereka mengatakan siap mati demi mempertahankan hak yang seharusnya mereka terima. Bahkan, sebagian pengungsi yang emosi sempat mengacung-acungkan senjata tajam sebagai tanda perlawanan mereka.

Menurut pengungsi, aksi ini merupakan bentuk protes kepada PT Lapindo Brantas. Selama ini para pengungsi seringkali mengalah atas kebijakan yang dikeluarkan PT Lapindo Brantas. Aksi ini juga buntut dari pertemuan tripartit antara pengungsi, PT Lapindo dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Ketika itu Bupati Sidoarjo Win Hendrarso menyatakan, permasalahan pengungsi sudah berhasil diselesaikan dengan jalan damai. Namun, sampai saat ini persoalan masih saja muncul dan terkesan ke dua belah pihak tidak saling terbuka.

Terlebih lagi tersiar kabar akan dihentikannya jatah makan bagi pengungsi per 1 Mei mendatang. Kabar ini mencuat setelah warga mendengar adanya surat edaran yang disampaikan PT Minarak Lapindo Jaya ke Bupati Sidoarjo [baca: Jatah Makan untuk Korban Lapindo Akan Distop ].(IAN/Eko Yudho)

Comments»

No comments yet — be the first.