Pengungsi Pilih Golput April 22, 2008
Posted by gebraklapindo in Berita.trackback
SIDOARJO, Surya - Korban lumpur yang bertahan di penampungan Pasar Porong Baru (PPB), sepakat akan memboikot Pilihan Gubernur (Pilgub) Jatim alias golput. Koordinator pengungsi PPB, H Sunarto mengatakan alasan pilih golput karena sudah 17 bulan, ribuan warga korban lumpur dari Desa Renokenongo Kecamatan Porong yang tergabung dalam Paguyupan Rakyat Renokenongo Menolak Kontrak (Pagar Rekontrak) bertahan di PPB. Ironisnya, selama itu pula belum ada pemimpin yang mau untuk melindungi atau memperjuangkan nasib mereka. “Kami yakin, meski ada pergantian gubernur nasib kami tidak akan lebih baik, jadi lebih baik kami tidak memilih gubernur,” ujarnya.
Malik, salah satu warga Renokenongo, menyatakan mencoblos atau tidak baginya tidak ada artinya. Sebab, warga suah terlanjur kecewa dengan pemerintah. ”Komitmen kami sudah bulat, yaitu golput” katanya.
Bambang Wurianto, salah satu koordinator Pagar Rekontrak lainya mengakui, sampai sekarang pihaknya belum mendengar ada cagub dan cawagub yangmempunyai komitmen untuk menyelesaikan masalah lumpur. “Kami belum mendengar, ada cagub dan cawagub yang menjanjikan solusi terkait lumpur. Atau menawarkan kontrak politik, apa kami harus memilih mereka,” ujarnya.
Sampai saat ini, jumlah pengungsi yang bertahan di PPB mencapai 623 KK atau 2846 jiwa. Sedangkan jumlah pemilih sekitar 2000 orang. iit

RSS GebrakLapindo




Comments»
No comments yet — be the first.